Frequently Asked Questions
SIMORIS BAPERIDA NTT
Panduan lengkap dan jawaban mengenai Sistem Monitoring Pemanfaatan Hasil Riset dan Inovasi Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur.
01
Apa itu SIMORIS?
SIMORIS (Sistem Monitoring Riset dan Inovasi) adalah instrumen dan sistem yang digunakan untuk memantau dan mengukur sejauh mana hasil riset dan inovasi telah dimanfaatkan oleh Pemerintah Daerah dan pemangku kepentingan.
SIMORIS tidak hanya melihat apakah suatu riset telah selesai, tetapi juga menilai perjalanan hasil riset mulai dari relevansi, kesiapan, adopsi, implementasi, pemanfaatan hingga dampaknya terhadap pembangunan daerah.
02
Apa tujuan SIMORIS?
SIMORIS bertujuan untuk mengetahui apakah hasil riset dan inovasi yang dihasilkan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi pembangunan daerah.
Melalui SIMORIS, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur dapat mengetahui:
- Riset yang relevan dengan kebutuhan prioritas daerah;
- Riset yang telah siap untuk diterapkan;
- Riset yang telah diadopsi oleh pengguna (stakeholders);
- Riset yang telah diterapkan dalam program atau kegiatan perangkat daerah;
- Riset yang telah dimanfaatkan dalam kebijakan, perencanaan, atau pelayanan publik; dan
- Riset yang telah menghasilkan manfaat dan dampak yang terukur bagi masyarakat.
Hasilnya menjadi bahan utama pengambilan keputusan dan penyusunan kebijakan berbasis bukti (evidence-based policy).
03
Siapa yang dapat mengisi atau menggunakan SIMORIS?
SIMORIS melibatkan Perangkat Daerah (OPD), instansi pemerintah, pengguna hasil riset, pemangku kepentingan (stakeholders), dan pihak lain yang mengetahui atau terlibat langsung dalam pemanfaatan hasil riset dan inovasi.
Pengisian penilaian evaluasi dilakukan oleh pihak yang memiliki informasi mengenai kondisi aktual pemanfaatan hasil riset di lapangan.
Peran BAPPERIDA Provinsi NTT: Bertindak sebagai pengelola utama untuk mengelola, memverifikasi, menganalisis, dan menyajikan hasil monitoring secara transparan.
04
Bagaimana cara menilai pemanfaatan hasil riset dalam SIMORIS?
Setiap indikator dinilai menggunakan rentang skala mulai dari kondisi belum ada sampai kondisi sangat tinggi, terukur, dan berdampak luas.
Setiap penilaian disertai catatan/alasan yang menggambarkan kondisi riil di lapangan. Penilaian yang tinggi disertai dengan bukti dukung dokumen atau data implementasi yang dapat diverifikasi.
05
Apa yang dimaksud dengan IPRI dan bagaimana hasilnya digunakan?
IPRI (Indeks Pemanfaatan Riset dan Inovasi) adalah indeks komposit yang menggambarkan tingkat keberhasilan pemanfaatan hasil riset dan inovasi berdasarkan hasil evaluasi terpadu SIMORIS.
Nilai IPRI digunakan untuk memetakan posisi suatu hasil riset dalam tahapan siklus pemanfaatannya, mulai dari belum dimanfaatkan hingga telah memberikan dampak signifikan bagi publik.
Hasil IPRI bukan sekadar angka atau peringkat, melainkan instrumen diagnostik untuk menemukan kendala dan menentukan tindak lanjut pembinaan agar riset daerah dapat dimanfaatkan secara optimal.
06
Apa manfaat hasil SIMORIS bagi Pemerintah Provinsi NTT?
Hasil SIMORIS berfungsi sebagai basis data dan informasi strategis untuk memperkuat peran riset dan inovasi dalam akselerasi pembangunan daerah.
Secara spesifik, data SIMORIS membantu Pemerintah Provinsi NTT untuk:
Pertanyaan Tidak Ditemukan
Coba gunakan kata kunci lain seperti "riset", "IPRI", "OPD", atau "skala".
Masih Memiliki Pertanyaan Lain?
Tim BAPERIDA Provinsi NTT siap membantu Anda mengenai penggunaan portal SIMORIS dan penilaian instrumen riset daerah.